Minggu, 26 Desember 2010
Mother ......
Mother days....22 Desember 2010
Hari Ibu yang di peringati di Indonesia setiap tanggal 22 Desember 2010, banyak di beritakan dan di isi dengan macam acara. dari mulai peringatan upacara, acara anak2 TK, SD, sampai acara infotainment di Televisi juga ga kalah heboh ikutan memberitakan apa yang artis2 lakukan dihari ibu dalam rangka mengenang dan menghargai jasa Ibu.
Tahun ini rasanya ada sedikit berbeda dari yang dirasakan dari tahun2 sebelumnya...knapa bisa begitu??
just wondering....Mother...
How are You today?
Mother, how are you today?
Here is a note from your daughter.
With me everything is ok.
Mother, how are you today?
Mother, don't worry, I'm fine.
Promise to see you this summer.
This time there will be no delay. (hopely ^^)
Mother, how are you today?
I found the man of my dreams.
Next time you will get to know him.
Many things happened while I was away.
Mother, how are you today?
........
just note ..alittle note for you Mom...
You are the best I ever had
You are the most Inspiring woman in my life...
percaya ato engga apapun yang sudah aq lakukan semua tertuju untuk usaha aq membahagiakan Mama...kalo ada yang ternyata tidak sesuai harapan mama...
pls forgive me ^^
I am just human being....
Am I still Your daugther Moms?
Love forever....
Senin, 14 Juni 2010
SEBUAH RENUNGAN....
Suatu ketika,ada seorang pedagang kaya yg mempunyai 4 orang istri.
Dia mencintai istri yg keempat,dan menganugerahinya harta dan kesenangan yang banyak.Sebab,dialah yang tercantik di antara semua istrinya. Pria ini selalu memberikan yang terbaik buat istri keempatnya.
Pedagang itu juga mencintai istrinya yang ketiga. Dia sangat bangga dengan istrinya ini, dan selalu berusaha untuk memperkenalkan wanita ini kepada semua temannya.Namun, ia juga selalu khawatir kalau istrinya ini akan lari dengan pria yg lain.
Begitu juga dengan istri kedua.Ia pun sangat menyukainya.Ia adalah istri yang sabar dan pengertian.Kapanpun pedaganh ini mendapat masalah,dia selalu meminta pertimbangan istrinya ini.Dialah tempat bergantung.Dia selalu menolong dan mendampingi suaminya,melewati masa-masa yg sulit.
Sama halnya dengan istri yang pertama. Dia adalah pasangan yang sangat setia.Dia selalu membawa perbaikan bagi kehidupan keluarga ini.Dialah yg merawat dan mengatur semua kekayaan dan usaha sang suami.Akan tetapi,sang pedagang tak begitu mencintainya.Walaupun istri pertama ini begitu sayang pdnya,pedagang ini tak begitu mempedulikannya.
Suatu ketika,pedagang ini sakit.Lama kemudian,ia menyadari ia akan segera meninggal. DiA meresapi semua kehidupannya indahnya,dan berkata dalam hati,'saat ini aku punya 4 orang istri.Namun saat aku meninggal,aku sendiri.Betapa menyedihkan jika aku hidup sendiri.''
Lalu,ia meminta semua istrinya datang,dan kemudian mulai bertanya kepada istri keempatnya,''kaulahvyang palinh kucintai,kuberikan kau gaun dan perhiasan yg indah.Nah,sekarang aku akan mati,maukah kau mendampingiku dan menemaniku?''Ia terdiam.''Tentu saja tidak,''jawab istri keempat,dan pergi begitu saja tanpa berkata apa-apa lagi.
Jawaban itu sangat menyakitkan hati.Pedagang yang sedih itu lalu bertanya kepada istri ketiganya,"Akupun mencintaimu sepenuh hati,dan saat ini hidupku akan berakhir.Maukah kau ikut denganku ,dan menemani akhir hayatku?''Istrinya menjawab,''Hidup begitu indah di sini.Aku akan menikahvlagi jika kau mati."Sang pedagang begitu terpukul dengan ucapan ini.Badannya mulai terasa demAm.
Lalu ia bertanya pada istri keduanya,''Aku selalu berpaling pada dirimu setiap kali ada masalah.Dan kau selalu mau membantuku.Kini,aku butuh sekali pertolonganmu.Kalau aku mati,maukah kau ikut mendampingiku?'' Sang istri menjawab pelan."Maafkan kali ini aku hanya bisa mengantarmu ke liang kubur saja.Nanti,akan kubuatkan makam yg indah untukmu."Jawaban itu seperti kilat yg menyambar.sang pedagang kini merasa putus asa.
Tiba-tiba terxengar sebuah suara,"Aku akan tinggal denganmu.Aku akan ikut kemanapun kau pergi.Aku tak akan meninggalkanmu,aku akan setia bersamamu." Sang pedagang lalu menoleh ke samping,dan mendapati istri pertamanya di sana. Dia tfampak kurus.Badannya tampak seperti orang yang kelaparan.Merasa menyesal,sang pedagang lalu bergumam,''Kalau saja,aku bisa merawatmu lebih baik saat ku mampu,tak akan kubiarkan kau seperti ini istriku.''
Sesungguhnya kita punya 4 org icstri dalam hidup ini.Istri yg keempat adalah tubuh kita.Seberapapun banyak uang yg kita keluarkan untuk tubuh kita agar selalu indah,semuanya akan hilang.Ia akan pergi kalau kita meninggal.Tak ada keindahan yg tersisa saat kita menhghadapNya.
Istri yg ketiga adalah status sosial da n kekayaan.Saat kita meninggal,semuanya akan pergi kpd yg lain.Mereka akan bedrpindah.
Sedangkan istri kedua,adal!ah k.erabat dan teman-teman.Seberapapun dekat hubungan kita dg mereka,mereka tak akan bisa bersama kita selamanya.Hanya sampai kuburlah mereka menemani.
Yang seungguhnya,istri pertama kita adalah jiwa dan amal kita.Mungkin kita sering mengabaikan,dan melupakannya demi kekayaan dan kesenangan pribadi.Namun sebenarnya hanya jiwa dan amal kijta sajalahvyang mampu terus setia dan mendampingi kemanapun kita melangkah.Dan hanya amal sholeh yang mampu menolong kita di akhirat kelak.JADI SELAGI MAMPU,PERLAKUKANLAH JIWA DAN AMAL KITA DENGAN BIJAK.JANGAN SAMPAI KITA MENYESAL.
Sumber : Mengasah hati,Zaim Saidi
Minggu, 16 Mei 2010
Senyum, Ramah, Memudahkan.....
dilingkungan rumah, pekerjaan, sosial masyarakat seandainya budaya dan ajaran senyum, ramah dan memudahkan dibiasakan alangkah indahnya kehidupan ini.
Rasulullah saw bersabda:
"Sesungguhnya ramah tamah (lemah lembut) di
dalam segala urusan akan menjadikan urusan itu indah (sukses).
Tanpa sikap lemah lembut pastilah semua urusan akan menjadi buruk.
Siapa yang tidak bersikap ramah tamah, maka ia kehilangan kebaikan-kebaikan.
" [HR Muslim] ~
"Permudahlah dan jangan mempersulit, gembirakanlah dan jangan
menyusahkan." [HR Muttafaq'alaih]
adakah yang dapat menyangkal hal tersebut teman?
mulailah sekarang dan penerapan nya pada diri sendiri :)
Bogor Mei 2010
Rabu, 28 April 2010
Mengapa Pria Masa Kini Takut Wanita Mandiri
Dari sebuah artikel lama milis dari teman, yang masih sangat relevan untuk masa sekarang, dan sebagai pengingat untuk para Jojoba's girl FH Unpad 95 yang sekarang sudah pada melanglang buana di dunia kita masing-masing.
Keep Going Girl!!! this is good read and just another theory...
Sosok Wanita Baja.....
Seperti itulah sosok wanita masa kini. Bagi pria, memiliki pasangan yang mandiri memang menyenangkan. Mereka tidak akan direpotkan dengan problem ketergantungan yang biasanya dialami pasangan lain.
Namun inilah masalah yang kini banyak dialami banyak wanita mandiri. Mereka susah mendapatkan pasangan.
Sebab ada kalanya, saat wanita terlalu mandiri, pria malah merasa pasangannya tidak membutuhkannya. Sifat mandiri yang awalnya terasa menguntungkan pada akhirnya justru bisa merugikan karena semakin menjauhkan kita dari pasangan yang kita cintai.
Menurut Caroline Landau, PH.D, dalam bukunya, Married not just A Simple Theory, pribadi yang dinamis, supel, banyak memiliki sahabat namun selalu menolak bantuan orang lain adalah tipe individu mandiri.
Sifat mandiri tersebut muncul terutama pada individu yang memiliki pendidikan tinggi dan berambisi dalam karier. Mereka terbiasa untuk tidak bergantung pada orang lain. Masalahnya, saat berkeluarga tipe mandiri ini sulit untuk membagi perhatian dan waktu untuk pasangannya.
Akibatnya, pasangan tipe mandiri ini akan merasa diabaikan. Tidak jarang suami akan merasa sakit hati, takut dan bingung. Akibatnya, keutuhan hubungan bisa tertanggu.
Bila Anda berada dalam situasi seperti itu. Adaptasi dan toleransi antar pasangan yang perlu dilakukan. Misalnya, bila pengambilan keputusan terbiasa sendiri, kini Anda punya pendamping yang keputusannya juga harus dihargai. Meminta saran pasangan soal masalah Anda di kantor atau di rumah bisa menjadi hal kecil yang membuat pasangan tidak diabaikan.
Bagaimana caranya agar pasangan tercinta tidak lagi merasa diabaikan dan takut pada kemandirian Anda? Terapkan tips mudah berikut!
- Biasakan untuk mengkomunikasikan apa isi hati Anda dengan jujur pada pasangan. Penting bagi dirinya untuk bisa mengerti diri Anda.
- Tempatkan diri Anda sebagai seorang sahabat. Bersikaplah menjadi pendengar yang baik, selalu siap mendukung termasuk menikmati kesenangan bersama. Cara ini bisa mengurangi rasa tertekan yang dimiliki pasangan karena tuntutan untuk merubah dirinya.
- Ajak dirinya dalam suatu kegiatan bersama,. Buat kenyamanan dan kesenangan yang bisa ia rasakan bila melakukan sesuatu hal bersama-sama.
Sumber ; VIVAnews
Minggu, 25 April 2010
SEMOGA BERMANFAAT
oleh: Ratih Sanggarwati
Doa yang kupanjatkan ketika aku masih gadis:
"Ya Allah beri aku calon suami yang baik, yang sholeh. Beri aku suami
yang dapat kujadikan imam dalam keluargaku."
Doa yang kupanjatkan ketika selesai menikah:
"Ya Allah beri aku anak yang sholeh dan sholehah, agar mereka dapat
mendoakanku ketika nanti aku mati dan menjadi salah satu amalanku
yang tidak pernah putus."
Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku lahir:
"Ya Allah beri aku kesempatan menyekolahkan mereka di sekolah Islami
yang baik meskipun mahal, beri aku rizki untuk itu ya Allah...."
Doa yang kupanjatkan ketika anak2ku sudah mulai sekolah:
"Ya Allah..... jadikan dia murid yang baik sehingga dia dapat bermoral
Islami, agar dia bisa khatam Al Quran pada usia muda."
Doa yang kupanjatkan ketika anak2ku sudah beranjak remaja:
"Ya Allah jadikan anakku bukan pengikut arus modernisasi yg mengkhawatirkanku.
Ya Allah aku tidak ingin ia mengumbar auratnya, karena dia ibarat buah yang
sedang ranum."
Doa yang kupanjatkan ketika anak2ku menjadi dewasa:
"Ya Allah entengkan jodohnya, berilah jodoh yang sholeh pada mereka,
yang bibit, bebet, bobotnya baik dan sesuai setara dengan keluarga
kami."
Doa yang kupanjatkan ketika anakku menikah:
"Ya Allah jangan kau putuskan tali ibu & anak ini, aku takut kehilangan
perhatiannya dan takut kehilangan dia karena dia akan ikut suaminya."
Doa yang kupanjatkan ketika anakku akan melahirkan:
"Ya Allah mudah-mudahan cucuku lahir dengan selamat. Aku inginkan nama
pemberianku pada cucuku, karena aku ingin memanjangkan teritoria
wibawaku sebagai ibu dari ibunya cucuku."
Ketika kupanjatkan doa-doa itu, aku membayangkan Allah tersenyum
dan berkata..... .
"Engkau ingin suami yang baik dan sholeh sudahkah engkau sendiri baik
dan sholehah?
Engkau ingin suamimu jadi imam, akankah engkau jadi makmum yang baik?"
"Engkau ingin anak yang sholehah, sudahkah itu ada padamu dan pada
suamimu. Jangan egois begitu...... .. masak engkau ingin anak yang sholehah
hanya karena engkau ingin mereka mendoakanmu. ...tentu mereka menjadi
sholehah utama karena-Ku, karena aturan yang mereka ikuti haruslah
aturan-Ku."
"Engkau ingin menyekolahkan anakmu di sekolah Islam, karena apa?......
prestige? ........ atau....mode? ....atau engkau tidak mau direpotkan
dengan mendidik Islam padanya? engkau juga harus belajar, engkau juga
harus bermoral Islami, engkau juga harus membaca Al Quran dan berusaha
mengkhatamkannya. "
"Bagaimana engkau dapat menahan anakmu tidak menebarkan pesonanya dengan
mengumbar aurat, kalau engkau sebagai ibunya jengah untuk menutup aurat?
Sementara engkau tahu Aku wajibkan itu untuk keselamatan dan kehormatan
umat-Ku."
"Engkau bicara bibit, bebet, bobot untuk calon menantumu, seolah engkau
tidak percaya ayat 3 & 26 surat An Nuur dalam Al Quran-Ku. Percayalah
kalau anakmu adalah anak yang sholihah maka yang sepadanlah yang dia
akan dapatkan."
"Engkau hanya mengandung, melahirkan dan menyusui anakmu. Aku yang
memiliki dia saja, Aku bebaskan dia dengan kehendaknya. Aku tetap
mencintainya, meskipun dia berpaling dari-Ku, bahkan ketika dia
melupakan-Ku. Aku tetap mencintainya. .. "
"Anakmu adalah amanahmu, cucumu adalah amanah dari anakmu, berilah
kebebasan untuk melepaskan busur anak panahnya sendiri yang menjadi
amanahnya."
Lantas...... aku malu...... dengan imajinasi do'a-ku sendiri....
Aku malu akan tuntutanku kepada-NYA.. .....
Maafkan aku ya Allah......
-----------------------------------------------------------------------
Subhanallah...
sungguh sebuah catatan yang sangat menyentuh, mengingatkan
dan membuat sebuah kesadaran....
jangan meminta lebih daripada yang berhak kita dapatkan.
Selasa, 21 April 2009
Bersabar lah...Bersabarlah...
Paku…
Suatu ketika ada seorang anak yang bersifat pemarah. Ayahya berusaha keras untuk membuang sifat buruk anaknya. Suatu hari ia memanggil anaknya dan memberinya sekantong paku. Paku? Ya paku!
Sang anak heran, tetapi ayahnya justru tersenyum bijak, dengan suara yang lembut ia berkata kepada anaknya agar memakukan sebuah paku di pagar belakang rumah setiap kali marah. Ajaib!
Di hari pertama, sang anak menancapkan 48 paku! Begitu juga di hari kedua, ketiga dan beberapa hari selanjutnya. Tapi tak berlangsung lama. Setelah itu jumlah paku yang tertancap berkurang secara bertahap. Ia menemukan fakta bahwa lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan begitu banyak paku ke pagar.
Akhirnya, kesadaran itu membuahkan hasil. Si anak telah bisa mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabaran. Ia bergegas memberitahukan hal itu kepada ayahnya. Sang ayah tersenyum, kemudian meminta si anak agar mencabut satu paku untuk setiap hari di mana dia tidak marah.
Hari-hari berlalu dan anak itu akhirnya berhasil mencabut semua paku yang pernah ditancapkannya. Ia bergegas melaporkan kabar gembira itu kepada ayahnya. Sang ayah bangkit dari duduknya dan menuntun si anak melihat pagar di belakang rumah itu.
“Hmm, telah telah berhasil dengan baik anakku, tetapi lihatlah lubang-lubang di pagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti sebelumnya,” kata si ayah si ayah bijak.
Sang ayah sengaja memotong kalimatnya pendek-pendek agar si anak bisa mencerna maksudnya dengan baik. Si anak menatap ayahnya dengan sikap menunggu apa kelanjutan ucapan ayahnya itu.
“Ketika kamu melontarkan sesuatu dalam kemarahan, kata-kata kamu itu meninggalkan bekas seperti lubang ini di hati
Sang anak membalas tatapan lembut ayahnya dengan mata berkaca-kaca, Pelajaran yang diberikan ayahnya begitu tajam menghujam relung hatinya.
Teman...saling memaafkan mungkin bisa mengobati banyak hal, tapi akan sirna maknanya saat kita mengulangi kesalahan serupa. Padahal lubang bekas cabutan paku yang sebelumnya masih menganga.
Jadi berhati-hatilah, teman...semoga Allah melembutkan hati kita dan menghiasinya dengan sifat sabar tanpa tepi...Amien.
Sumber : Buku Kekuatan Cinta By: Irfan Toni Herlambang
Bagaimana dengan kita?
Dapatkah bersabar tanpa tepi?
Dapatkah menahan semua amarah?
InsyaAllah...LahaulaWalakuwataIlabillah
Jumat, 17 April 2009
Sebuah Kisah....
Suatu hari ada seorang ibu membawa anaknya yang kira-kira berusia 4 tahun untuk menghadiri sebuah pesta ulang tahun temannya; pestanya berlangsung sangat meriah; namun si orang ibu ini terus mengkomplain anaknya yang katanya tidak berani tampil dan pemalu.
Setiap diadakan perlombaan selalu ia mendorong-dorong anaknya untuk ikutan; namun sianak tetap saja enggan untuk ikut. Kalapun terpaksa ikut anak ini kerap kali selalu kalah atau berada pada urutan terakhir dari perlombaan.
Si ibu yang penuh ambisi ini sepertinya merasa kecewa dengan tingkah laku anaknya yang demikian. Lalu dia menceritakan betapa hebatnya ia waktu masih seusia anaknya dulu. Ia bercerita bahwa dulu dirinya selalu berani mengikuti lomba; ia juga selalu menang dalam setiap perlombaan. Dia terus saja bercerita; dan terus membandingkan kehebatan dirinya dengan anaknya.
Sampai akhirnya pestapun usai; pada saat hendak pulang tiba-tiba si tuan rumah menghampirinya…. Hallo sayang terima kasih ya telah hadir diacara kami.... oh iya.... ini sebelum pulang kamu boleh ambil permen ini ayo silahkan ambil; ambilah dengan kedua tanganmu agar kamu dapat banyak. Namun si anak diam saja sambil menatap permen itu. Si orang tua mulai gusar dan meminta anaknya untuk mengambil permen dengan kedua tangannya; namun kembali si anak tetap diam sambil menatap permen-permen itu. Sampai akhirnya si tuan rumah mengambilkan permen itu dengan tangannya sendiri.
Sesampainya dirumah si orang tua kecewa dan mengeluh sambil mengomel; dia berkata begini; Dasar kamu ini ya...., Cuma diminta ambil permen saja kok ya tidak berani; mau jadi apa kamu nanti; namun diluar dugaannya anaknya tiba-tiba menjawab; aku bukan tidak berani mengambil mami tapi aku ingin mendapatkan permannya lebih banyak; tangankukan kecil sedangkan tangan Tante tadikan jauh lebih besar; jadi aku tunggu saja biar dia yang mengambilkan untukku.
Begitulah kita para orang tua sering kali menghakimi anak kita dengan asumsi dan presepsi-presepsi kita yang sering kali sangat dangkal, padahal dibalik semua prilaku anak kita sering kali terdapat alasan yang luar biasa hebat dan kritisnya yang terkadang membuat kita berdecak kagum; Kok bisa ya anak sekecil ini berpikir sekritis itu......
Mari kita berhenti untuk menghakimi anak-anak kita...;
melainkan tanyalah mengapa mereka melakukan ini atau melakukan itu....
kelak anda akan dibuat terkagum-kagum oleh jawaban si kecil anda...
Sabtu, 14 Februari 2009
Man, Who the hell are you??!!!
If he doesn't want you, nothing can makehim stay.
Stop making excuses for a man and his behavior.
Allow your intuition (or spirit) to save you from heartache.
Stop trying to change yourself for a relationship that's not meant to be.
Slower is better.
Never live your life for a man before you find what makes you truly happy.
If a relationship ends because the man was not treating you as you deserve then heck no,
you can't"be friends".
A friend wouldn't mistreat a friend.
Don't settle.
If you feel like he is stringing you along, then he probably is.
Don't stay because you think "it will get better".
You'll be mad at yourself a year later for staying when things are not better.
The only person you can control in a relationship is you.
Avoid men who've got a bunch of children by a bunch of different women.
He didn't marry them when he got them pregnant, why would he treat you any differently?Always have your own set of friends separate from his.
Maintain boundaries in how a guy treats you.
If something bothers you, speak up.
Never let a man know everything.
He willuse it against you later.
You cannot change a man's behavior.
Change comes from within.
Don't EVER make him feel he is more important than you are...
Even if he has more education or in a better job.
Do not make him into a quasi-god.
He is a man, nothing more nothing less.
Never let a man define who you are.
Never borrow someone else's man.
If he cheated with you, he'll cheat on you.
A man will only treat you the way you ALLOW him to treat you.
All men are NOT dogs.
You should not be the one doing all the bending...
compromise is two way street.
You need time to heal between relationships. …
there is nothing cute about baggage...
Deal with your issues before pursuing a new relationship.
You should never look for someone to COMPLETE you...
A relationship consists of two WHOLE individuals.
Look for someone complimentary, not supplementary.
Dating is fun...even if he doesn't turn out to be Mr. Right.
Make him miss you sometimes...
When a man always knows where you are, and you're always readily available to him - he takes it for granted.
Never move into his mother's house.
Never co-sign for a man.
Don't fully commit to a man who doesn't give you everything that you need.
Keep him in your radar but get to know others.
Share this with other women and men (just so they know)...
You'll make someone smile, another rethink her choices, and another woman prepare.
They say it takes a minute to find a special person, an hour to appreciate them, a day to love them and an entire lifetime to forget them.
Bait terakhirnya mengingatkan saya pada lagu ST 12...Saat Terakhir....
satu jam saja ku telah bisa sayangi kamu dihatiku
namun bagiku lupakan mu
butuh waktuku seumur hidup..........
Minggu, 08 Februari 2009
JUAL BELI antara Keperawanan, Keberanian, Kesadaran....
Ada sebuah Cerita yang mudah2an bisa diambil hikmah nya, di dunia belantara yang semakin sulit sekarang ini....
Petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan
pada wanita itu. Tapi dia hanya memandang saja dengan awas ke arah langkah wanita itu
yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang agak di pojok.
Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus
dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya
tapi,
wanita itu hanya menggelengkan kepala. Mejanya masih kosong. Tak ada yang
dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri. Adakah seseorang
yang sedang ditunggunya.
Petugas satpam itu mulai berpikir bahwa wanita itu bukanlah tipe wanita
nakal yang biasa mencari mangsa di hotel ini. Usianya nampak belum terlalu
dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang t engah
beranjak dewasa.
Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untuk mendekati
meja wanita itu dan bertanya:
'' Maaf, nona ... Apakah anda sedang menunggu seseorang? "
'' Tidak! '' Jawab wanita itu sambil mengalihkan wajahnya ke tempat lain.
'' Lantas untuk apa anda duduk di sini?"
'' Apakah tidak boleh? '' Wanita itu mulai memandang ke arah sang petugas
satpam..
'' Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukan bagi orang yang
ingin menikmati layanan kami.''
'' Maksud, bapak? "
'' Anda harus memesan sesuatu untuk bisa duduk disini ''
'' Nanti saya akan pesan setelah saya ada uang. Tapi sekarang, izinkanlah
saya duduk di sini untuk sesuatu yang akan saya jual ''
Kata wanita itu dengan suara lambat.
'' Jual? Apakah anda menjual sesuatu di sini? ''
Petugas satpam itu memperhatikan wanita itu. Tak nampak ada barang yang
akan dijual. Mungkin wanita ini adalah pramuniaga yang hanya membawa
brosur.
'' Ok, lah. Apapun yang akan anda jual, ini bukanlah tempat untuk
berjualan. Mohon mengerti. ''
'' Saya ingin menjual diri saya, '' Kata wanita itu dengan tegas sambil
menatap dalam-dalam kearah petugas satpam itu.
Petugas satpam itu terkesima sambil melihat ke kiri dan ke kanan.
'' Mari ikut saya, '' Kata petugas satpam itu memberikan isyarat dengan
tangannya.
Wanita itu menangkap sesuatu tindakan kooperativ karena ada secuil senyum
di wajah petugas satpam itu. Tanpa ragu wanita itu melangkah mengikuti
petugas satpam itu.
Di koridor hotel itu terdapat kursi yang hanya untuk satu orang. Di
sebelahnya ada telepon antar ruangan yang tersedia khusus bagi pengunjung
yang ingin menghubungi penghuni kamar di hotel ini. Di tempat inilah deal
berlangsung.
'' Apakah anda serius? ''
'' Saya serius '' Jawab wanita itu tegas.
'' Berapa tarif yang anda minta? ''
'' Setinggi-tingginya. .' '
'' Mengapa?" Petugas satpam itu terkejut sambil menatap wanita itu.
'' Saya masih perawan ''
'' Perawan? '' Sekarang petugas satpam itu benar-benar terperanjat. Tapi
wajahnya berseri. Peluang emas untuk mendapatkan rezeki berlebih hari
ini..
Pikirnya
'' Bagaimana saya tahu anda masih perawan?''
'' Gampang sekali. Semua pria dewasa tahu membedakan mana perawan dan mana
bukan.. Ya kan ...''
'' Kalau tidak terbukti? "
'' Tidak usah bayar ...''
'' Baiklah ...'' Petugas satpam itu menghela napas. Kemudian melirik ke
kiri dan ke kanan.
'' Saya akan membantu mendapatkan pria kaya yang ingin membeli keperawanan
anda. ''
'' Cobalah. ''
'' Berapa tarif yang diminta? ''
'' Setinggi-tingginya. ''
'' Berapa? ''
'' Setinggi-tingginya. Saya tidak tahu berapa? ''
'' Baiklah. Saya akan tawarkan kepada tamu hotel ini. Tunggu sebentar ya.
''
Petugas satpam itu berlalu dari hadapan wanita itu.
Tak berapa lama kemudian, petugas satpam itu datang lagi dengan wajah
cerah.
'' Saya sudah dapatkan seorang penawar. Dia minta Rp. 5 juta. Bagaimana?
''
'' Tidak adakah yang lebih tinggi? ''
'' Ini termasuk yang tertinggi, '' Petugas satpam itu mencoba meyakinkan.
'' Saya ingin yang lebih tinggi...''
'' Baiklah. Tunggu disini ...'' Petugas satpam itu berlalu.
Tak berapa lama petugas satpam itu datang lagi dengan wajah lebih berseri.
'' Saya dapatkan harga yang lebih tinggi. Rp. 6 juta rupiah. Bagaimana? ''
'' Tidak adakah yang lebih tinggi? ''
'' Nona, ini harga sangat pantas untuk anda. Cobalah bayangkan, bila anda
diperkosa oleh pria, anda tidak akan mendapatkan apa apa. Atau andai
perawan
anda diambil oleh pacar anda, andapun tidak akan mendapatkan apa apa,
kecuali janji. Dengan uang Rp. 6 juta anda akan menikmati layanan hotel
berbintang untuk semalam dan keesokan paginya anda bisa melupakan semuanya
dengan membawa uang banyak. Dan lagi, anda juga telah berbuat baik
terhadap
saya. Karena saya akan mendapatkan komisi dari transaksi ini dari tamu
hotel. Adilkan. Kita sama-sama butuh .... ''
'' Saya ingin tawaran tertinggi ... '' Jawab wanita itu, tanpa peduli
dengan celoteh petugas satpam itu.
Petugas satpam itu terdiam. Namun tidak kehilangan semangat.
'' Baiklah, saya akan carikan tamu lainnya. Tapi sebaiknya anda ikut saya.
Tolong kancing baju anda disingkapkan sedikit.
Agar ada sesuatu yang memancing mata orang untuk membeli. '' Kata petugas
satpam itu dengan agak kesal.
Wanita itu tak peduli dengan saran petugas satpam itu tapi tetap mengikuti
langkah petugas satpam itu memasuki lift.
Pintu kamar hotel itu terbuka. Dari dalam nampak pria bermata sipit agak
berumur tersenyum menatap mereka berdua.
'' Ini yang saya maksud, tuan. Apakah tuan berminat? " Kata petugas satpam
itu dengan sopan.
Pria bermata sipit itu menatap dengan seksama ke sekujur tubuh wanita itu
...
'' Berapa? '' Tanya pria itu kepada Wanita itu.
'' Setinggi-tingginya '' Jawab wanita itu dengan tegas.
'' Berapa harga tertinggi yang sudah ditawar orang? '' Kata pria itu
kepada sang petugas satpam.
'' Rp.. 6 juta, tuan ''
'' Kalau begitu saya berani dengan harga Rp. 7 juta untuk semalam. ''
Wanita itu terdiam.
Petugas satpam itu memandang ke arah wanita itu dan berharap ada jawaban
bagus dari wanita itu.
'' Bagaimana? '' tanya pria itu.
''Saya ingin lebih tinggi lagi ...'' Kata wanita itu.
Petugas satpam itu tersenyum kecut.
'' Bawa pergi wanita ini. '' Kata pria itu kepada petugas satpam sambil
menutup pintu kamar dengan keras.
'' Nona, anda telah membuat saya kesal. Apakah anda benar benar ingin
menjual? ''
'' Tentu! ''
'' Kalau begitu mengapa anda menolak harga tertinggi itu ... ''
'' Saya minta yang lebih tinggi lagi ....''
Petugas satpam itu menghela napas panjang. Seakan menahan emosi. Dia pun
tak ingin kesempatan ini hilang.
Dicobanya untuk tetap membuat wanita itu merasa nyaman bersamanya.
'' Kalau begitu, kamu tunggu di tempat tadi saja, ya. Saya akan mencoba
mencari penawar yang lainnya. ''
Di lobi hotel, petugas satpam itu berusaha memandang satu per satu pria
yang ada. Berusaha mencari langganan yang biasa memesan wanita melaluinya.
Sudah
sekian lama, tak ada yang nampak dikenalnya. Namun, tak begitu jauh dari
hadapannya ada seorang pria yang sedang berbicara lewat telepon
genggamnya.
'' Bukankah kemarin saya sudah kasih kamu uang 25 juta Rupiah.
Apakah itu tidak cukup? " Terdengar suara pria itu berbicara.
Wajah pria itu nampak masam seketika
'' Datanglah kemari. Saya tunggu. Saya kangen kamu.
Kan sudah seminggu lebih kita engga ketemu, ya sayang?! ''
Kini petugas satpam itu tahu, bahwa pria itu sedang berbicara dengan
wanita.
Kemudian, dilihatnya, pria itu menutup teleponnya. Ada kekesalan di wajah
pria itu.
Dengan tenang, petugas satpam itu berkata kepada Pria itu: '' Pak, apakah
anda butuh wanita ... ??? ''
Pria itu menatap sekilas kearah petugas satpam dan kemudian memalingkan
wajahnya.
'' Ada wanita yang duduk disana, '' Petugas satpam itu menujuk kearah
wanita tadi.
Petugas satpam itu tak kehilangan akal untuk memanfaatkan peluang ini.
"Dia masih perawan..''
Pria itu mendekati petugas satpam itu.
Wajah mereka hanya berjarak setengah meter. '' Benarkah itu? ''
'' Benar, pak. ''
'' Kalau begitu kenalkan saya dengan wanita itu ... ''
'' Dengan senang hati. Tapi, pak ....Wanita itu minta harga setinggi
tingginya.''
'' Saya tidak peduli ... '' Pria itu menjawab dengan tegas.
Pria itu menyalami hangat wanita itu.
'' Bapak ini siap membayar berapapun yang kamu minta. Nah, sekarang
seriuslah ....'' Kata petugas satpam itu dengan nada kesal.
'' Mari kita bicara di kamar saja.'' Kata pria itu sambil menyisipkan uang
kepada petugas satpam itu.
Wanita itu mengikuti pria itu menuju kamarnya.
Di dalam kamar ...
'' Beritahu berapa harga yang kamu minta? ''
'' Seharga untuk kesembuhan ibu saya dari penyakit ''
'' Maksud kamu? ''
'' Saya ingin menjual satu satunya harta dan kehormatan saya untuk
kesembuhan ibu saya. Itulah cara saya berterima kasih .... ''
'' Hanya itu ...''
'' Ya ...! ''
Pria itu memperhatikan wajah wanita itu. Nampak terlalu muda untuk menjual
kehormatannya. Wanita ini tidak menjual cintanya. Tidak pula menjual
penderitaannya. Tidak! Dia hanya ingin tampil sebagai petarung gagah
berani di tengah kehidupan sosial yang tak lagi gratis. Pria ini sadar,
bahwa
di hadapannya ada sesuatu kehormatan yang tak ternilai. Melebihi dari
kehormatan sebuah perawan bagi wanita. Yaitu keteguhan untuk sebuah
pengorbanan tanpa ada rasa sesal. Wanta ini tidak melawan gelombang laut
melainkan ikut kemana gelombang membawa dia pergi. Ada kepasrahan diatas
keyakinan tak tertandingi. Bahwa kehormatan akan selalu bernilai dan
dibeli oleh orang terhormat pula dengan cara-cara terhormat.
'' Siapa nama kamu? ''
'' Itu tidak penting. Sebutkanlah harga yang bisa bapak bayar ... '' Kata
wanita itu
'' Saya tak bisa menyebutkan harganya. Karena kamu bukanlah sesuatu yang
pantas ditawar. ''
''Kalau begitu, tidak ada kesepakatan! ''
'' Ada ! " Kata pria itu seketika.
'' Sebutkan! ''
'' Saya membayar keberanianmu. Itulah yang dapat saya beli dari kamu.
Terimalah uang ini.
Jumlahnya lebih dari cukup untuk membawa ibumu ke rumah sakit.
Dan sekarang pulanglah ... '' Kata pria itu sambil menyerahkan uang dari
dalam tas kerjanya.
'' Saya tidak mengerti ...''
'' Selama ini saya selalu memanjakan istri simpanan saya.
Dia menikmati semua pemberian saya tapi dia tak pernah berterima kasih.
Selalu memeras. Sekali saya memberi maka selamanya dia selalu meminta.
Tapi hari ini, saya bisa membeli rasa terima kasih dari seorang wanita
yang gagah berani untuk berkorban bagi orang tuanya.
Ini suatu kehormatan yang tak ada nilainya bila saya bisa membayar ...''
'' Dan, apakah bapak ikhlas...? ''
'' Apakah uang itu kurang? ''
'' Lebih dari cukup, pak ... ''
'' Sebelum kamu pergi, boleh saya bertanya satu hal? ''
'' Silahkan ...''
'' Mengapa kamu begitu beraninya ... ''
'' Siapa bilang saya berani. Saya takut pak ...
Tapi lebih dari seminggu saya berupaya mendapatkan cara untuk membawa ibu
saya ke rumah sakit dan semuanya gagal.
Ketika saya mengambil keputusan untuk menjual kehormatan saya maka itu
bukanlah karena dorongan nafsu.
Bukan pula pertimbangan akal saya yang `bodoh` ... Saya hanya bersikap dan
berbuat untuk sebuah keyakinan ... ''
'' Keyakinan apa? ''
'' Jika kita ikhlas berkorban untuk ibu atau siapa saja, maka Tuhan lah
yang akan menjaga kehormatan kita .... '' Wanita itu kemudian melangkah
keluar
kamar.
Sebelum sampai di pintu wanita itu berkata:
'' Lantas apa yang bapak dapat dari membeli ini ... ''
'' Kesadaran... ''
.. . .
Di sebuah rumah di pemukiman kumuh. Seorang ibu yang sedang terbaring
sakit dikejutkan oleh dekapan hangat anaknya.
'' Kamu sudah pulang, nak ''
'' Ya, bu ... ''
'' Kemana saja kamu, nak ... ???''
'' Menjual sesuatu, bu ... ''
'' Apa yang kamu jual?'' Ibu itu menampakkan wajah keheranan. Tapi wanita
muda itu hanya tersenyum ...
Hidup sebagai yatim lagi miskin terlalu sia-sia untuk diratapi di tengah
kehidupan yang serba pongah ini. Di tengah situasi yang tak ada lagi yang
gratis. Semua orang berdagang. Membeli dan menjual adalah keseharian yang
tak bisa dielakan. Tapi Tuhan selalu memberi tanpa pamrih, tanpa
perhitungan
....
'' Kini saatnya ibu untuk berobat .... ''
Digendongnya ibunya dari pembaringan, sambil berkata: '' Tuhan telah
membeli yang saya jual... ''.
Taksi yang tadi ditumpanginya dari hotel masih setia menunggu di depan
rumahnya. Dimasukannya ibunya ke dalam taksi dengan hati-hati dan berkata
kepada supir taksi: '' Antar kami kerumah sakit.
Mudah-mudahan bisa ada nilai yang dapat qt petik dari cerita diatas....
Sumber :Email seorang Teman : Mama Rafi & Razan.....
Kamis, 01 Januari 2009
Catatan Akhlakulkarimah Awal Tahun 2009.......
"Mungkin bisa di-forward untuk suami2 atau calon suami... :)"
Well ini amanah...jika harus menyampaikan satu kebaikan kenapa tidak ya :)
Akhlaq Suami Terhadap Istri
By: agussyafii
Dalam Islam, keluarga diakui dan dihormati sebagai basis masyarakat. Nilai-nilai luhur ditanamkan untuk memelihara hubungan-hubungan yang sehat dan harmonis dalam keluarga; peraturan-peraturan akhlaq mengenai hubungan-hubungan ini oleh karenanya menjadi sangat penting.
Dan pergaulilah isteri-isteri kalian dengan baik. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak. (Qs. an-Nisaa¢: 19).
Barang siapa menggembirakan hati istri, (maka) seakan-akan menangis takut kepada Allah. Barang siapa menangis takut kepada Allah, maka Allah mengharamkan tubuhnya dari neraka. Sesungguhnya ketika suami istri saling memperhatikan, maka Allah memperhatikan mereka berdua dengan penuh rahmat. Manakala suami merengkuh telapak tangan istri (diremas-remas), maka berguguranlah dosa-dosa suami-istri itu dari sela-sela jarinya. [HR. Maisarah bin Ali dari Ar-Rafi¢ dari Abu Sa¢id Al-Khudzri].
1. Dalam pandangan Islam, orang yang terbaik adalah yang terbaik dan terarah pada istrinya. Berlaku santun terhadap istri adalah bagian dari akhlaq Islam.
2. Karir seorang pria tidak harus dikejar dengan mengorbankan semua tujuan suci sedemikian sehingga beresiko bagi kehancuran perkawinannya. Terlepas dari seberapa keras ia harus bekerja untuk memberi nafkah bagi keluarganya, bagaimanapun sang suami tetap memiliki kewajiban ntuk meluangkan waktu bagi istrinya. Hal ini dapat dipenuhi lewat hiburan, menikmati saat-saat bercengkerama, bermain olahraga atau bentuk-bentuk lain mengisi waktu senggang yang diperkenankan oleh Islam.
3. Adalah menjadi bagian kebaikan seorang suami terhadap istrinya untuk memenuhi segala kebutuhannya, sepanjang tidak bertentangan dengan Islam. Sesungguhnya cara terbaik membelajakan uang dalam pandangan Islam adalah memberi nafkah pada keluarga.
4. Meskipun melakukan shalat di dalam rumah lebih baik daripada di masjid bagi perempuan, seorang istri tidak harus dicegah pergi ke masjid jika ia ingin melakukannya.
5. Membicarakan masalah-masalah pribadi dengan orang lain, yaitu perihal seksual, adalah sesuatu yang sepenuhnya diharamkan dalam Islam.
6. Kecemburuan seorang suami terhadap istrinya ada dua macam, kecurigaan yang tak berdasar atau cemburu buta, yang harus dijauhi dan kecemburuan dimana terdapat alasan yang kuat, yang dianjurkan.
7. Seorang suami tidak boleh membenci istrinya, karena jika ia tidak karena jika ia tidak menyukai salah satu karakteristiknya, ia boleh jadi menyukai sifatnya yang lain. Secara insidental, diharamkan dalam Islam untuk merubah karakteristik-karakteristik sang istri yang tidak disukai suaminya, sepanjang karakteristik-karakteristik itu tidak kontradiktif dengan Islam. Seorang istri memiliki personalitasnya sendiri yang berbeda dari suaminya, dan ia tidak berhak untuk menghancurkan kepribadian istrinya dan menyesuaikannya dengan kepribadiannya. Suami harus menyadari bahwa mungkin ada elemen-elemen tertentu dari karakter istrinya yang tidak menyenangkannya, sebagaimana halnya mungkin ada aspek-aspek tertentu dari karakteristiknya yang tidak disukai olehnya.
8. Seorang suami tidak boleh mencaci maki istrinya atau kerabatnya.
9. Hubungan suami-istri memiliki sifat khusus. Ia tidak akan membuahkan hasil kecuali jika pasangan itu berusaha mengatasi hambatan-hambatan artifisial yang disebabkan oleh rasa malu dan hambatan-hambatan sosial.
10. Hak yang diberikan ada suami untuk memimpin keluarga, tidak boleh mengakibatkan terjadinya penyalahgunaan dan tindakan yang melampaui batas otoritasnya. Oleh karena itu, ia tidak boleh meminta istrinya untuk melakukan sesuatu yang diluar kemampuannya atau memberinya perintah yang amat banyak.
11. Bagi seorang suami yang menghormati dan menghargai kerabat dekat istrinya akan memperkuat hubungannya dengan istrinya.
12. Menghargai, merespek dan bersikap ramah terhadap teman-teman dan keluarga istrinya sebenarnya menjadi pertanda dari penghargaannya terhadap istrinya.
13. Sebagaimana telah disebutkan dalam pasal 12, persyaratan-persyaratan yang paling penting untuk dipenuhi dalam perkawinan adalah persyaratan-persyaratan yang terkandung dalam kontrak perkawinan. Oleh karena itu, setelah perkawinan persyaratan-persyaratan tersebut harus betul-betul diperhatikan, tidak boleh diabaikan dan dilupakan asalkan semuanya itu sesuai dengan hukum Islam.
14. Selalu mengingat-ingat dan menghitung-hitung kesalahan seorang istri, mencela perbuatan-perbuatannya dan seringkali menyalahkannya, akan membahayakan ikatan perkawinan. Suami dianjurkan untuk melupakan kesalahan-kesalahan istrinya dalam berbagai hal.
15. Sikap tidak acuh seorang suami dan ayah terhadap istri atau anak-anaknya yang melanggar ajaran-ajaran Islam adalah merupakan kesalahan besar yang tidak boleh dilakukan seorang muslim.
16. Bagi suami yang mencaci maki istrinya atau menyalahkan perbuatan-perbuatannya di depan orang lain, seperti anak-anak mereka, saudara-saudara dan lain-lain adalah merupakan sikap yang kasar.
17. Seorang suami tidak diperbolehkan menyuruh istrinya bekerja untuk menghasilkan uang. Memberinya nafkah adalah tanggung jawab suami saja.
18. Pada waktu pulang ke rumah, suami tidak boleh memasuki rumah tanpa lebih dulu memberi tahu keluarganya akan kedatangannya dengan membunyikan bel atau mengetuk pintu. Ia harus memberi isyarat kedatangannya dengan memuji nama Tuhan, memberi salam pada mereka, shalat dua rakaat dan baru menanyakan bagaimana keadaan mereka.
19. Suami harus selalu berusaha menjaga aroma mulutnya agar senantiasa menyenangkan, sehingga sang istri tidak akan merasa terganggu atau tidak menyenangkan.
20. Hubungan suami dengan istrinya harus ditandai oleh adanya keseimbangan antara keteguhan hati yang tidak disertai kekerasan dengan fleksibilitas tanpa kelemahan.
Wassalam,
agussyafii
http://agussyafii.blogspot.com
Rabu, 31 Desember 2008
Akhlakulkarimah.....Be Greatefull Wife....
"Dunia (hidup di dunia ini) adalah kesenangan dan sebaik-baik kesenangan di dunia ini adalah istri yang baik (sholehah)." (Shahih Muslim, Kitab 14, Bab 17, Hadits No. 1467).
Ada beberapa hal yang patut diperhatikan oleh seorang istri yang sholehah di dalam keluarga, termasuk pergaulannya terhadap suami. Beberapa hal tersebut adalah:
1. Menjadi seorang istri yang baik adalah sedemikian penting sehingga dari titik pandang Islam, seorang istri yang baik dipandang sebagai sesuatu yang paling baik di dunia.
2. Peranan perempuan dalam rumah tangga sangat penting. Sesungguhnyalah ia merupakan faktor penentu.
3. Istri harus melakukan yang terbaik untuk menjaga agar suaminya tetap senang kepadanya.
4. Istri ideal harus memadukan tiga hal : Ia dapat membahagiakan suaminya bila suami melihatnya, dengan cara merawat diri agar selalu tampil cantik menarik di depan suaminya. Ia harus mentaatinya jika ia menyuruhnya; Ia tidak menentang keinginan suaminya baik menyangkut diri sang istri atau harta bendanya dengan melakukan sesuatu yang dicela olehnya.
5. Menolak tidur bersama suaminya ketika ia mengajaknya tidur adalah merupakan satu kesalahan besar yang harus dihindarkan.
6. Ketika sang istri berniat untuk berpuasa sunat, ia boleh melakukannya hanya setelah ada izin dari suaminya. Jika ia tidak memperoleh izin suaminya, maka suami berhak untuk membuatnya membatalkan puasa yang sedang dijalaninya. Alasan untuk ini adalah bahwa mungkin ia berkeinginan untuk melakukan hubungan seksual dengannya, yang tentu ia tidak bisa melakukannya jika sang istri berpuasa atas pemberian izin darinya.
7. Adalah kewajiban seorang istri untuk tidak mengizinkan seseorang, yang tidak diinginkan suaminya, untuk masuk ke dalam rumah tanpa izin darinya.
8. Istri tidak boleh memberikan sesuatu yang mungkin hak milik suaminya tanpa perkenannya.
9. Seorang istri tidak patut meminta dari suaminya uang tambahan atau apa yang ia tidak miliki atau tidak mampu memberikannya, dan ia harus menunjukkan rasa terima kasih atas apapun yang ia berikan.
10. Seorang istri harus mengakui bantuan apapun yang diberikan suaminya di dalam rumah.
11. Istri yang baik adalah ia yang taat pada perintah suaminya jika ia memintanya melakukan sesuatu.
12. Pada saat suami pulang ke rumah, istri harus menyambutnya dengan ramah dan menemuinya dengan penampilan yang baik dan cantik.
13. Istri harus berusaha untuk tidak mengabaikan kebutuhan-kebutuhan suaminya atau melalaikan tuntutan-tuntutannya. Semakin seorang istri memperhatikan suaminya, maka semakin besar pula cintanya kepadanya. Kebanyakan para suami – secara faktual, memandang perhatian sang istri pada mereka sebagai satu ekspresi dari cintanya.
14. Seorang istri harus berhati-hati untuk tidak menyampaikan pada suaminya, pada saat ia pulang, tentang persoalan-persoalan keluarga, atau mengadu padanya tentang anak-anak, dan lain-lain. Sebaliknya ia harus berupaya menciptakan suasana damai yang justru dibutuhkan suaminya setelah melewati hari-hari yang panjang dan melelahkan.
15. Seorang istri sebaiknya mendiskusikan masalah-masalah keluarga dengan suaminya pada saat-saat yang tepat.
16. Bagi seorang istri yang menghormati kerabat dekat suaminya dan memperlakukan mereka dengan ramah adalah – sesungguhnya – merupakan tanda penghargaan dan hormat bagi suaminya.
17. Seringkali meninggalkan rumah adalah suatu kebiasaan buruk bagi perempuan. Ia juga tidak boleh meninggalkan rumah jika suaminya keberatan ia berbuat demikian.
18. Istri tidak boleh bercengkrama dengan laki-laki asing tanpa mengindahkan keberatan suaminya.
19. Istri harus penuh perhatian terhadap suaminya pada saat ia berbicara.
20. Seorang istri tidak berhak meminjamkan sesuatu dari harta suaminya yang bertentangan dengan keinginannya. Tetapi ia boleh meminjamkan hak miliknya sendiri.
21. Menuntut perceraian dari suami tanpa alasan yang kuat adalah dilarang.
22. Jika seorang teman suami bertanya tentang dia, ia boleh menjawabnya tetapi tanpa harus terlibat dalam percakapan panjang lebar.
23. Terlalu banyak berargumentasi dan berdebat dengan suami, menghitung-hitung kesalahan suami, sebenarnya hanya akan menumbuhkan kebencian dan memperburuk hubungan.
24. Memelihara rumah dan menjalankan tugas-tugas rumah tangga adalah menjadi tanggung jawab istri. Oleh karena itu ia harus mengerjakan tugas-tugas merawat rumah, perabot rumah tangga dan lain-lain dan juga harus hemat.
25. Seorang istri tidak boleh memberi sedekah dari harta suaminya tanpa seizinnya.
26. Berbicara tentang atau menceritakan pada orang lain mengenai masalah-masalah seksual antara suami dan istri adalah merupakan dosa menurut Islam.
27. Seorang istri tidak perlu merasa takut untuk menyatakan cinta dan kasih sayangnya terhadap suaminya. Hal itu akan menyenangkan hatinya dan membuatnya lebih dekat pada keluarganya; selain itu jika ia tidak menemukan seorang perempuan yang menarik dan mencintainya di rumah, ia mungkin sekali akan terdorong untuk mencari hiburan dimana saja, di luar rumah.
28. Kepemimpinan dalam keluarga adalah menjadi hak suami. Bagi perempuan yang menuntut persamaan yang penuh dan sempurna dengan suaminya, akan berakibat pada adanya dua pemimpin dalam keluarga dan ini tidak dikenal dalam Islam. Meskipun begitu suami tidak boleh bertindak dengan cara otokratis dan menyalahgunakan posisinya. Ia harus memperlihatkan cinta dan kasih sayangnya dan memperlakukan istrinya sebagai partner hidup.
sumber : http://agussyafii.blogspot.com/
Selasa, 23 Desember 2008
Amarah Positif = Film Hulk (si manusia raksasa hijau)
apa maksudnya kira2 tulisan judul diatas ya?
kalo yang hobby nonton film pasti film Hulk bukanlah hal yang asing didenger..itu salah satu film yang tokoh jagoannya kalo dibikin marah sama musuh2 nya akan berubah jadi "Jagoan Raksasa Warna Hijau" yang punya kemampuan sangat besar (sebesar badannya) tetapi seiring dengan nilai2 yang bisa kita renungkan dari film tersebut adalah....sifat amarah yang ada pada setiap diri manusia mempunyai potensi untuk bisa merusak. di Film Hulk...amarah yang ada bisakah disebut positif jika ternyata konsep keasadaran berfikir seorang manusia disitu hilang karena adanya amarah yang meledak-ledak.
Di dalam pribadi setiap orang pasti tertanam sifat emosi.Terkadang kita pernah berpikir untuk mengurangi atau menghilangkannya.Banyak orang lain yang menasehati kita untuk tetap sabar dalam menghadapi masalah.Masalah memang tak kenal batas dan waktu, apalagi datang ketika perasaan hati sedang tidak baik.Kata - kata kasar pun terlontar dengan mulusnya.Dan akhirnya lelah pikiran dan fisik yang didapat.Ada yang bilang coba saja dengarkan kata hati atau menghindar juga lebih baik.
Sebenarnya setiap masalah pasti ada saja jalan keluarnya.Tekankan dalam jiwa kita bahwa meluapkan amarah berarti kita tidak sanggup dengan apa yang kita 'pikul'.Tidakkah kita termasuk orang yang lemah? Dan bukankah orang yang lemah itu adalah orang yang kalah?
Sabar...kata kunci dalam menahan amarah tersebut...bisa saya katakan tidaklah ada batasnya, tetapi kekuatan manusia sebagai penompang batas dari kesabaran itulah yang menjadi batas....jadi sampai dimanakah qt bisa menahan amarah terhadap masalah apapun???
akankah contoh dari film Hulk tersebut akan menjadi cerminan bagi qt ketika tidak bisa menahan amarah....akankah qt membiarkan "mahkluk mengerikan yang tidak bisa berfikir dengan nalar" akan mengambil alih kesadaran qt sebagai manusia???
Saya cuma mengajak qt merenung bersama....Wallahualam....
Minggu, 21 Desember 2008
Kejujuran Hati Seorang Ibu.....
Bila ibu boleh memilih
Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu
Maka ibu akan memilih mengandungmu…
Karena ketika mengandungmu ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah
Sembilan bulan nak…
Engkau hidup di perut ibu
Engkau ikut kemanapun ibu pergi
Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak karena kebahagiaan
Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa tidak nyaman, karena ibu
kecewa dan berurai air mata
Anakku…
Bila ibu boleh memilih apakah ibu harus operasi caesar, atau ibu harus berjuang melahirkanmu
Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu
Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu
Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga
Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan ke luar ke dunia sangat ibu rasakan
Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua
Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa sakit,
Yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun
Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia
Saat itulah…saat paling membahagiakan
Segala sakit dan derita sirna melihat dirimu yang merah,
Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,
Kalimat syahadat kebesaran Allah dan penetapan hati tentang
junjungan kita Rasulullah di telinga mungilmu
Anakku…
Bila ibu boleh memilih apakah ibu berdada indah,
atau harus bangun tengah malam untuk menyusuimu,
Maka ibu memilih menyusuimu,
Karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hidupmu dengan
tetesan-tetesan dan tegukan tegukan yang sangat berharga
Merasakan kehangatan bibir dan badanmu didada ibu dalam kantuk ibu,
Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak bisa rasakan
Anakku…
Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang rapat
Atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle
Maka ibu memilih bermain puzzle denganmu
Tetapi anakku…
Hidup memang pilihan…
Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana
Maka maafkanlah nak…
Maafkan ibu…
Maafkan ibu…
Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita,
Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan kita yang hilang
Percayalah nak…
Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu
Percayalah nak…
Engkau selalu menjadi belahan nyawa ibu…
(Ratih Sanggarwati)
(dikutip dari www.http://zuryawanisvandiarzoebir.wordpress.com/)
Selasa, 16 Desember 2008
Tertawa ^_^
Tertawa merupakan fitrah manusia apabila manusia menemui suatu kelucuan. Sebagai agama yang mengatur segala gerak gerik manusia, Islam juga telah memberikan panduan dalam hal tertawa. ALLAH SWT sendiri berfirman “dan bahwasanya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis” (QS An Najm(53):43).
Rasulullah SAW sendiri suka bersenda gurau, bercanda, dan tertawa. Hal ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yg ‘akrab’…karena tertawa PADA TEMPATNYA bisa mengakrabkan orang, bahkan bisa mendamaikan pihak2 yang bersengketa. Imam Ghazali dalam kitabnya, Ihya Ulum al-Din, menuliskan bahwa Ali bin Abi Thalib pernah menceritakan bahwa Rasululloh adalah seorang yang periang, ramah, orang yang paling banyak tersenyum di hadapan para sahabatnya, merasa kagum terhadap apa2 yang dibicarakan para sahabatnya itu bahkan kadang2 tertawa hingga terlihat gigi gerahamnya.
Islam MELARANG tertawa yang berlebihan, karena bisa ‘mematikan’ hati. Bagaimana tertawa yang mematikan hati itu?? tertawa yang mematikan hati adalah tertawa yang membuat kita lupa kepada ALLAH SWT, seperti tertawa ketika melakukan perbuatan2 zalim, tertawa ketika mendengar ayat2 ALLAH SWT yang menjelaskan siksa neraka, tertawa ketika seseorang menjelaskan ilmu2 agama. Tertawa seperti inilah yang dilarang.
Jadi pada dasarnya segala sesuatu itu harus lah pada tempatnya...dimana kita harus tertawa, tersenyum, meringis dan bahkan menangis ....dan lagi jangan terlalu berlebihan terhadap segala sesuatu...kembali lagi saja pada fitrahnya..
Humor atau gurauan bagaimana yang baik itu tentunya humor yang menentramkan hati..bukan humor yang menyakitkan hati....
Ide tulisan ini saya dapat dari http://tausyiah275.blogsome.com/
Minggu, 14 Desember 2008
Orang Yang Tertipu
Imam al-Ghazali mengatakan ada manusia yang tertipu oleh keadaan, ilmu, dan amal yang dilakukannya. Mereka yang tertipu bukan hanya orang abid (banyak ibadah), tetapi termasuk orang yang alim (berilmu).
Pertama, orang yang mempelajari ilmu agama dan ilmu lain, tetapi ia tidak mengamalkan ilmunya. Ilmu tidak mendekatkan dirinya kepada Allah, menjauhkannya dari yang haram, dan membentuknya berakhlak mulia. Ilmu yang dimiliki orang tersebut tidak berharga karena tidak membuahkan amalan yang baik. Pemilik ilmu ini termasuk orang pertama dan paling berat mendapat azab Allah di akhirat. Nabi bersabda, ‘’Orang yang paling berat mendapat azab Allah adalah orang yang alim (berilmu), tetapi Allah tidak memberikan manfaat kepadanya melalui ilmunya. Ia salah seorang dari tiga golongan orang yang dikabarkan Nabi yang pertama merasakan azab api neraka.'’ (Al-Hadis).
Kedua, orang yang banyak beribadah dan berupaya memberatkan diri melakukan amalan lahir, seperti memperbanyak shalat sunat dan puasa sunat. Namun, ia mengabaikan penelitian terhadap hati dan menyucikan hatinya dari berbagai penyakit batiniah, seperti iri, dengki, riya, dan sombong. Penyakit batiniah bukan hanya membuat amalnya tidak bernilai, tetapi juga merusak dirinya. Padahal, Islam ingin mewujudkan keseimbangan antara amalan lahir dan batin, ibadah yang banyak dan berkualitas serta kesucian hati. Nabi bersabda, ‘’Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada bentuk rupamu dan harta yang kamu miliki, tetapi Ia melihat kepada hati dan amalmu.'’ (Al-Hadis).
Ketiga, orang yang beribadah kepada Allah dengan penuh kehati-hatian, tetapi sikapnya tersebut sampai pada batas menyulitkan dirinya. Sikap hati-hati memang dianjurkan Islam, tetapi tidak boleh sampai menyulitkan. Sebab, Allah menginginkan kemudahan kepada umatnya dalam pelaksanaan Islam, seperti firman-Nya, ‘’Allah menginginkan kemudahan kepadamu, dan Ia tidak menginginkan kesulitan terhadapmu.'’ (QS 2: 185). Kehati-hatian yang berlebihan tampak pada orang yang dihinggapi rasa waswas oleh godaan setan ketika berwudhu. Orang itu berkumur-kumur berulang kali dan menggosok dengan keras ketika air wudhu mengenai kulitnya. Orang yang berwudhu seperti ini tertipu oleh amalnya karena Islam tidak menuntut seperti itu. Yang penting basuhan air wudhu cukup apabila telah membasahi anggota wudhu.
Alangkah baik kehati-hatian yang berlebihan ketika berwudhu dipakai dalam mencari rezeki halal. Dalam Islam mencari rezeki halal mempunyai kedudukan yang penting. Menggunakan rezeki halal untuk dikonsumsi turut menentukan keberkahan hidup Muslim. Dan, pengabulan doa hamba oleh Allah terkait erat dengan rezeki yang dikonsumsinya. Nabi bersabda, ‘’Seorang laki-laki yang telah jauh perjalanannya, berambut kusut, penuh dengan debu, dia menengadahkan kedua tangannya ke langit dan berkata, ‘Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku,’ sedangkan makanan, minuman, dan pakaiannya haram, serta dikenyangkan dengan barang haram, maka bagaimana akan dikabulkan permintaannya (doanya).'’ (HR Muslim).
Berhati-hati lah....segala sesuatunya harus seimbang...dan Sesuai QS 21 :7
...Maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui...
Kamis, 11 Desember 2008
Tips Supaya Wajah Segar...
Jangan langsung dikeringkan, biarkan menetes dan kering sendiri. Lalu ambillah sajadah, shalat, berdzikir, dan berdo'a.
• Untuk menghilangkan stress, Cukup dengan memperbanyakkan solat.
Ketika solat, kita mengerakkan seluruh tubuh. Lalu berkonsultasilah pada Allah SWT dengan dzikir dan do'a.
• Untuk pelembab, agar awet muda, gunakanlah senyuman. Tidak hanya di bibir tapi juga di hati. Jangan lupa bisikkan 'kata kunci', "Allahuma Kamma Hassanta Khalqii Fahassin Khuluqii" (Ya Allah sebagaimana engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pula ahlaqku). (HR Ahmad).- DOA BERCERMIN
• Untuk punya bibir cantik, bisikkan kalimat-kalimat Allah, tidak berbohong atau menyakiti hati orang lain, tidak menyombongkan diri atau takabur.
• Agar tubuh langsing, mulus, diet yang teratur dengan berpuasa seminggu 2 kali, senin dan kamis. Jika kuat, lebih bagus lagi puasa Nabi Daud AS i.e. selang satu hari.. Makanlah makanan halal, perbanyak sayuran, buah-buahan, dan air putih.
• Untuk mengembangkan diri, sebarkan salam dan sapaan. Dengan demikian kita akan banyak dikenal dan disayangi.
Rabu, 10 Desember 2008
Kayla....
Itu nama putri saya yang kami berikan 2 Tahun 9 bulan yang lalu pada waktu lahir 10 Maret 2006...waktu itu jujur saja saya engga ngerti2 banget arti nama tersebut..(aneh ya??) soalnya cukup pusing juga waktu melihat-lihat referensi bacaan nama untuk anak anda....
ternyata setelah 2 tahun lebih berlalu nama Kayla cukup populer juga di pakai...
seperti kutipan dari : http://www.babyhold.com/list/American_Baby_Names/Kayla/details/ yang bilang :
The name Kayla is a baby girl name. The name Kayla comes from the English origin. In English The meaning of the name Kayla is: Variants of Kay: keeper of the keys; pure. Famous bearer:
ato kutipan dari : http://en.wikipedia.org/wiki/Kayla
Kayla From Wikipedia, the free encyclopedia
Kayla Given Name
Pronunciation K-lah
Gender Female
Meaning Pure And Beloved
Origin Greek
Wikipedia articles All pages beginning with Kayla Look up Kayla in
Wiktionary, the free dictionary.
Kayla is a female given name, meaning "Purity" in Greek (Καίλα).[1][2] Its popularity in the United States is attributed to the character Kayla Brady in the soap opera Days of our Lives.[2]
Kayla is also one of the names of the Beta Israel community among their neighbours, after which the Kayla language is named.[3]
Yona Bogale claimed that the name stems from the Tigrinya word for artisans, and on the broader sense excommunicated people (as Yeshaq I of Ethiopia has denied the right of inheritance of all non-Christians).[3]
[4] Speakers of Agaw languages, such as Qemant citizens, told researchers that Kayla means "one who has not crossed the stream" or "he or they that have not crossed".[3] This refers to the observance of Shabbat rules among Ethiopian Jews, necessitating the avoidance of activities prohibited on Shabbat.[3]
Kayla (pronounced K-la) is the name of one of the goddesses of Ancient Egypt(केला).
Jadi..ternyata nama Kayla cukup sangat dikenal di seluruh dunia...wow juga ya...dan sekarang panggilan Kayla di rumah...dia membahasakan dirinya cukup dengan Kaka...
Sangat cerdas, ceria, creative, dan satu hal yang cukup membuat saya & suami agak kewalahan...energy dan powernya...lincah sekali...bahkan dikala tidur sering juga celotehan keluar dari bibirnya...kebayang kan tidur sajah bisa berceloteh, gimana waktu bangun nya??
Biar gimana dari semua arti nama kayla tersebut..itu adalah doa saya & suami untuk putri kami tercinta...
Banyak cinta untuk Kaka....
Sabtu, 06 Desember 2008
KeIkhlasan.....
AGAMA mengajarkan bahwa semua ibadah hendaknya dilakukan semata-mata ikhlas karena Allah (QS Al-An’am, 6:162-163). Tak terkecuali ibadah haji dan ibadah Qurban. Karena hanya dengan niat yang terikhlalah, akan terjamin kemurnian ibadah yang akan membawa pelaksanaannya dekat kepada Allah. Tanpa adanya keikhalsan hati, mustahil ibadah akan diterima Allah (QS Al-Bayyinah, 98:5)
Dalam kaitan dengan ibadah qurban, Allah menegaskan bahwa daging hewan yang diqurbankan itu tidak akan sampai kepada-Nya hanyalah ketaqwaan pelaksana qurban itu (QS Al-Haj, 22:37). Jadi Allah tidak mengharapkan daging dan darah hewan qurban itu, tetapi mental ketaqwaan ini tidak akan tumbuh di hati yang bersih dan ikhlas.
Ibadah qurban mempunyai hikmah untuk membersihkan hati agar menjadi lahan yang subur untuk tumbuhnya iman dan taqwa. Dengan demikian, dimensi keikhlasan sudah seharusnya menjadi landasan setiap amal perbuatan manusia, agar manusia mengorientasikan kehidupannya semata-mata untuk mencapai ridha Allah s.w.t. Dengan ikhlas beramal, berarti seseorang membebaskan dirinya dari segala bentuk rasa pamrih, agar amal yang diperbuat tidak bernilai semu dan bersifat palsu. Dengan keikhlasan, seseorang dapat mewujudkan amal sejati. Kesejatian setiap amal diukur dari sikap keikhlasan yang melandasinya. Dan kesediaan berqurban yang dilandasi rasa keikhalan semata-mata, dapat mengurangi atau mengekang sifat keserakahan dan ketamakan manusia untuk berlaku serakah dan tamak, namun kecenderungan itu dapat dieliminir dengan membangkitkan kesadarannya agar bersedia berqurban untuk sesamanya. Kesediaan berqurban mencerminkan adanya pengakuan akan hak-hak orang lain, yang seterusnya dapat menumbuhkan rasa solidaritas sosial yang tinggi.
Dengan syari’at qurban ini, kaum muslimin dilatih untuk menebalkan rasa kemanusiaannya, mengasah kepekaannya dan menghidupkan hati nuraninya. Ibadah qurban ini sarat dengan nilai kemanusiaan dan mengandung nilai-nilai sosial yang tinggi. Oleh karenanya orang Islam yang tidak mampu mewujudkan nilai-nilai kemasyarakatan, dianggapsebagai pendusta agama(QS Al-Ma’un, 107:1-3). Karena ibadah haji dan Idul Qurban kali ini datang di saat sebagian besar kaum muslimin sedang dalam kesulitan ekonomi, maka mari kita manfaatkan momen ini untuk mawas diri dengan lebih mendekatkan diri kepada Allah s.w.t. Fastabiqul-khairat. Maka kita berlomba-lomba dalam berbuat kebajikan.
Jumat, 28 November 2008
SEMPURNA....
Sempurna tidak menjanjikan kesempurnaan
Melainkan Yang Maha Sempurna
Hanya Milik Allah SWT semata.....
Rabu, 19 November 2008
SADAQAH JARIAH
AL SADAQAT AL JARIYAH - THE ACTIONS WHICH OUTLIVES YOU
- Give a copy of Quran to someone and each time they read from it, you will gain hasanaat
- Donate a wheel chair to a hospital and each time a sick person uses it, you will gain hasanaat
- Share constructive reading material with someone
- Help in educating a child
- Teach someone to recite a dua. With each recitation, you will gain hasanaat
- Share a dua or Quran CD
- Participate in the building of a mosque
- Place a water cooler in a public place
- Plant a tree. Each time any person or an animal sits under its shade or eats from the tree, you will gain hasanaat
- Share this with someone. If one person applies any of the above you will receive your hasanaat until the Day of Judgment
Amien..........