Rabu, 28 April 2010

Mengapa Pria Masa Kini Takut Wanita Mandiri

Wanita mandiri dan tahan banting!

Dari sebuah artikel lama milis dari teman, yang masih sangat relevan untuk masa sekarang, dan sebagai pengingat untuk para Jojoba's girl FH Unpad 95 yang sekarang sudah pada melanglang buana di dunia kita masing-masing.
Keep Going Girl!!! this is good read and just another theory...

Sosok Wanita Baja.....
Seperti itulah sosok wanita masa kini. Bagi pria, memiliki pasangan yang mandiri memang menyenangkan. Mereka tidak akan direpotkan dengan problem ketergantungan yang biasanya dialami pasangan lain.

Namun inilah masalah yang kini banyak dialami banyak wanita mandiri. Mereka susah mendapatkan pasangan.

Sebab ada kalanya, saat wanita terlalu mandiri, pria malah merasa pasangannya tidak membutuhkannya. Sifat mandiri yang awalnya terasa menguntungkan pada akhirnya justru bisa merugikan karena semakin menjauhkan kita dari pasangan yang kita cintai.

Menurut Caroline Landau, PH.D, dalam bukunya, Married not just A Simple Theory, pribadi yang dinamis, supel, banyak memiliki sahabat namun selalu menolak bantuan orang lain adalah tipe individu mandiri.

Sifat mandiri tersebut muncul terutama pada individu yang memiliki pendidikan tinggi dan berambisi dalam karier. Mereka terbiasa untuk tidak bergantung pada orang lain. Masalahnya, saat berkeluarga tipe mandiri ini sulit untuk membagi perhatian dan waktu untuk pasangannya.

Akibatnya, pasangan tipe mandiri ini akan merasa diabaikan. Tidak jarang suami akan merasa sakit hati, takut dan bingung. Akibatnya, keutuhan hubungan bisa tertanggu.

Bila Anda berada dalam situasi seperti itu. Adaptasi dan toleransi antar pasangan yang perlu dilakukan. Misalnya, bila pengambilan keputusan terbiasa sendiri, kini Anda punya pendamping yang keputusannya juga harus dihargai. Meminta saran pasangan soal masalah Anda di kantor atau di rumah bisa menjadi hal kecil yang membuat pasangan tidak diabaikan.

Bagaimana caranya agar pasangan tercinta tidak lagi merasa diabaikan dan takut pada kemandirian Anda? Terapkan tips mudah berikut!

- Biasakan untuk mengkomunikasikan apa isi hati Anda dengan jujur pada pasangan. Penting bagi dirinya untuk bisa mengerti diri Anda.

- Tempatkan diri Anda sebagai seorang sahabat. Bersikaplah menjadi pendengar yang baik, selalu siap mendukung termasuk menikmati kesenangan bersama. Cara ini bisa mengurangi rasa tertekan yang dimiliki pasangan karena tuntutan untuk merubah dirinya.

- Ajak dirinya dalam suatu kegiatan bersama,. Buat kenyamanan dan kesenangan yang bisa ia rasakan bila melakukan sesuatu hal bersama-sama.

Sumber ; VIVAnews

Minggu, 25 April 2010

SEMOGA BERMANFAAT

IMAJINER DOA
oleh: Ratih Sanggarwati

Doa yang kupanjatkan ketika aku masih gadis:
"Ya Allah beri aku calon suami yang baik, yang sholeh. Beri aku suami
yang dapat kujadikan imam dalam keluargaku."

Doa yang kupanjatkan ketika selesai menikah:
"Ya Allah beri aku anak yang sholeh dan sholehah, agar mereka dapat
mendoakanku ketika nanti aku mati dan menjadi salah satu amalanku
yang tidak pernah putus."

Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku lahir:
"Ya Allah beri aku kesempatan menyekolahkan mereka di sekolah Islami
yang baik meskipun mahal, beri aku rizki untuk itu ya Allah...."

Doa yang kupanjatkan ketika anak2ku sudah mulai sekolah:
"Ya Allah..... jadikan dia murid yang baik sehingga dia dapat bermoral
Islami, agar dia bisa khatam Al Quran pada usia muda."

Doa yang kupanjatkan ketika anak2ku sudah beranjak remaja:
"Ya Allah jadikan anakku bukan pengikut arus modernisasi yg mengkhawatirkanku.
Ya Allah aku tidak ingin ia mengumbar auratnya, karena dia ibarat buah yang
sedang ranum."

Doa yang kupanjatkan ketika anak2ku menjadi dewasa:
"Ya Allah entengkan jodohnya, berilah jodoh yang sholeh pada mereka,
yang bibit, bebet, bobotnya baik dan sesuai setara dengan keluarga
kami."

Doa yang kupanjatkan ketika anakku menikah:
"Ya Allah jangan kau putuskan tali ibu & anak ini, aku takut kehilangan
perhatiannya dan takut kehilangan dia karena dia akan ikut suaminya."

Doa yang kupanjatkan ketika anakku akan melahirkan:
"Ya Allah mudah-mudahan cucuku lahir dengan selamat. Aku inginkan nama
pemberianku pada cucuku, karena aku ingin memanjangkan teritoria
wibawaku sebagai ibu dari ibunya cucuku."

Ketika kupanjatkan doa-doa itu, aku membayangkan Allah tersenyum
dan berkata..... .

"Engkau ingin suami yang baik dan sholeh sudahkah engkau sendiri baik
dan sholehah?
Engkau ingin suamimu jadi imam, akankah engkau jadi makmum yang baik?"

"Engkau ingin anak yang sholehah, sudahkah itu ada padamu dan pada
suamimu. Jangan egois begitu...... .. masak engkau ingin anak yang sholehah
hanya karena engkau ingin mereka mendoakanmu. ...tentu mereka menjadi
sholehah utama karena-Ku, karena aturan yang mereka ikuti haruslah
aturan-Ku."

"Engkau ingin menyekolahkan anakmu di sekolah Islam, karena apa?......
prestige? ........ atau....mode? ....atau engkau tidak mau direpotkan
dengan mendidik Islam padanya? engkau juga harus belajar, engkau juga
harus bermoral Islami, engkau juga harus membaca Al Quran dan berusaha
mengkhatamkannya. "

"Bagaimana engkau dapat menahan anakmu tidak menebarkan pesonanya dengan
mengumbar aurat, kalau engkau sebagai ibunya jengah untuk menutup aurat?
Sementara engkau tahu Aku wajibkan itu untuk keselamatan dan kehormatan
umat-Ku."

"Engkau bicara bibit, bebet, bobot untuk calon menantumu, seolah engkau
tidak percaya ayat 3 & 26 surat An Nuur dalam Al Quran-Ku. Percayalah
kalau anakmu adalah anak yang sholihah maka yang sepadanlah yang dia
akan dapatkan."

"Engkau hanya mengandung, melahirkan dan menyusui anakmu. Aku yang
memiliki dia saja, Aku bebaskan dia dengan kehendaknya. Aku tetap
mencintainya, meskipun dia berpaling dari-Ku, bahkan ketika dia
melupakan-Ku. Aku tetap mencintainya. .. "

"Anakmu adalah amanahmu, cucumu adalah amanah dari anakmu, berilah
kebebasan untuk melepaskan busur anak panahnya sendiri yang menjadi
amanahnya."

Lantas...... aku malu...... dengan imajinasi do'a-ku sendiri....
Aku malu akan tuntutanku kepada-NYA.. .....

Maafkan aku ya Allah......

-----------------------------------------------------------------------
Subhanallah...
sungguh sebuah catatan yang sangat menyentuh, mengingatkan
dan membuat sebuah kesadaran....
jangan meminta lebih daripada yang berhak kita dapatkan.

Lama Tidak Berkunjung....

BLog....Hobby yang (agak) Terlupakan .... Ehm...

Lama juga saya tidak menengok dan meluangkan waktu untuk Blog tersayang ini...
ops..bukan karena sengaja, tetapi yah karena sikon n segala sesuatunya lah...
Hoppely sekarang dan kedepan nya tidak sampai off sekian lama lagi.

Dimulai saat ini??
Ayo semangat lagi menyalurkan hobby...

Bubulak-Bogor
24042010

Minggu, 06 Desember 2009

Satu Lagi Manfaat Jamur.....sebagai Bahan Masakan


Omelet Jamur
Meskipun sederhana dan praktis, omelet yang satu ini padat isinya. Jamur shitake yang kaya mineral dan vitamin bisa jadi andalan untuk memperkaya gizi telur. Saat dipadu saus BBQ rasanya jadi makin mantap dan lezat! Mau coba?

Bahan:
2 sdm mentega
4 buah jamur shitake segar, iris tipis
10 g bawnag Bombay, cincang halus
4 butir telur ayam
75 ml susu segar atau krim segar
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt garam
Saus, masak jadi satu:
1 sdt minyak sayur
3 sdm saus BBQ Original
1 sdt kecap manis
1 sdm saus tomat botolan
1 siung bawang putih, parut
2 sdm air
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt garam
Taburan:
1 sdm kacang polong beku, rebus sebentar

Cara membuat:
1.Panaskan 1 sdm mentega hingga leleh. Tumis jamur shitake dan bawang Bombay hingga layu. Angkat.
2.Kocok telur bersama susu, merica dan garam hingga rata.
3.Panaskan sisa mentega dalam wajan dadar 20 cm.
4.Tuangkan adonan telur, taburi dengan jamur dan bawang tumis hingga rata.
5.Tutup wajan dan masak hingga kedua sisinya matang.
6.Angkat, pindahkan ke piring saji.
7.Tuangi Sausnya dan taburi kacang polong.
8.Sajikan hangat.

Sumber : http://food.detik.com/